
Ariel (vokal), Lukman (gitar), Uki (gitar), dan Reza (drum), berusaha semaksimal mungkin memberikan bukti, tanpa diperkuat dua personel yang kini membentuk grup band The Titans, yaitu Andhika dan Indra, Peterpan masih digdaya.
Kebesaran, ketenaran, dan kesuksesan, yang telah rengkuh selama bertahun-tahun, ingin mereka pertahankan.
Rangkaian tour di 20 kota di Indonesia yang disokong LA Light itu, seolah menjadi pembuktian. Mereka tetap eksis, memukau dan digandrungi baik tembang-tembang maupun performanya.
Ada isu yang menyebutkan nama Peterpan akan segera hilang dari industri musik Indonesia. Ariel dan kawan-kawan bakal menanggalkan nama grup fenomenal dekade ini. Untuk menandai berakhirnya kiprah Peterpan di blantika musik, mereka meluncurkan album terakhir SEBUAH NAMA SEBUAH CERITA. Double album berisi 30 lagu best hit termasuk 4 new single, Walau Habis Terang, Kisah Cintaku, Dilema Besar, dan Tak Ada Yang Abadi, yang melambangkan kebesaran atas prestasi Peterpan. Dalam rentang tahun 2000 – 2008, Peterpan telah mencetak puluhan lagu yang berhasil menjadi hit. Setiap album Peterpan selalu memperoleh platinum hingga multi platinum.
Bahkan ketika penjualan album lesu pada tahun 2007, Peterpan masih mampu meraih penghargaan multiplatinum dari album HARI YANG CERAH dengan penjualan lebih dari 500 ribu copy. Sebuah bukti nyata kalau mereka memang pencetak hit.
Dan untuk mengabadikannya, dibuat album khusus yang mampu menyimpan karya tersebut dengan baik. Album inilah jawabannya. Album terakhir Peterpan sebelum 'bereinkarnasi' lewat nama lain.
"Di dunia ini tidak ada yang abadi. Cinta, kehidupan atau apapun tidak ada yang abadi," tandas Ariel.
kirim ke teman | versi cetak