| | Home| Recommend |Feed | Site Map | | ||
Sensasi Dewi Persik
Selasa, 12 Agustus 2008 09:42:45 - oleh : admin
Cerita Dewi, permintaan untuk tampil telanjang itu datang ketika dia mengisi acara di Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Nusa Dua, Bali, beberapa minggu lalu. Seorang peserta, menantang Dewi untuk tampil telanjang. "Kalau kamu telanjang, kita-kita pun siap telanjang bersama kamu," kata pengusaha itu, seperti yang ditirukan Dewi. Lalu bagaimana sikap Dewi? "Saya menahan emosi karena berada di panggung, Tapi saya tidak terima, harga diri saya diinjak-injak oleh orang yang mengaku berpendidikan itu," ucapnya. Benarkah kejadian itu? Farhat Abbas menampik. "Telanjang itu konotatif. Bukan meminta Dewi telanjang," katanya seperti tayang di berbagai infotainmen. "Tak ada permintaan semacam itu. Sudahlah, Dewi jangan banyak bicara. Kalau dia diam, nanti dia kami pakai lagi. Tapi, kalau dia bicara terus, tidak akan kami pakai, meski gratis sekalipun," terang suami Nia Daniati ini. Farhat juga menyayangkan Dewi mengatakan permasalahan itu justru setelah acara berakhir lebih dari dua minggu. "Kalau memang ada, kenapa baru sekarang?" Pertanyaan yang bagus. Ya, mengapa baru sekarang Dewi? Juga, mengapa malah membawa ke infotainmen, bukan ke pengadilan, jika benar memang Dewi merasa dilecehkan? Dewi ternyata memang tidak membawa ke jalur hukum. "Saya tidak bisa berbuat apa-apa, selain berdoa," ucapnya. Pengakuan yang aneh. Mengapa hanya berdoa, jika Dewi sungguh merasa harga dirinya diabaikan dan diinjak-injak? Dari sinilah dapat dilihat, bahwa Dewi tidak menjadikan masalah itu sebagai persoalan pribadi, melainkan cuma masalah eksistensi. Pelecehan itu, jika pun memang ada, bukan dijadikan Dewi untuk awalan membekuk pria-pria peleceh perempuan, melainkan dia belokkan untuk menaikkan sensasinya. Apalagi, memang telah cukup lama Dewi tak lagi membuat berita yang "heboh" di teve. Pelecehan itu, jika memang ada, dianggap Dewi peluang untuk kembali "merajai" infotainmen. Dan, hanya dengan merajai infotainmenlah --meski itu kabar buruk pun-- seorang aktris terkenal, dan gampang memperoleh pekerjaan. Kehebohan dan aib yang didapat Maria Eva adalah contohnya. Meski mendapat cemooh, Eva populer dan banyak mendapat tanggapan. Tapi, tak bisa setiap hari teve menayangkan seorang aktris. Kecuali, si aktris itu membuat atau terlibat sensasi. Dan Dewi tahu betul itu. Ketika ada penguasaha di HIPMI memintanya telanjang --barangkali celetukan saja, yang kata Farhat mungkin terbawa suasana goyang Dewi yang memang heboh luar biasa-- Dewi pun mendapatkan amunisinya. Dewi mendapatkan cara untuk kembali tampil di media, dengan sensasi barunya. "Saya tidak terima harga diri saya diinjak-injak!" Posting "Selebriti Indonesia" Lainnya |
Polling
Mana Yang Paling Kamu Suka Artikel Terakhir
Random Links
sexy beauty photo
|
|
| Home | Themes by : MorvienZ |
||